KabarMandar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperluas akses pendidikan melalui peningkatan jumlah penerima beasiswa. Pada 2026, penerima beasiswa Pemprov Sulbar tercatat mencapai 1.040 orang, meningkat dari 561 orang pada 2025.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Jadi ke-22 Sulawesi Barat yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (22/09).
Suhardi Duka mengatakan, peningkatan jumlah penerima beasiswa merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi. Kebijakan tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.
“Pada sektor pendidikan, penerima beasiswa dari 561 orang pada 2025 meningkat menjadi 1.040 orang tahun 2026,” kata Suhardi Duka.
Jumlah penerima beasiswa tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan total anggaran lebih dari Rp7 miliar.
Menurut Suhardi Duka, peningkatan penerima beasiswa diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Sulbar untuk melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya peserta didik yang membutuhkan dukungan pendidikan.
Ia menilai pembangunan sumber daya manusia memiliki keterkaitan erat dengan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan.
Selain program beasiswa, Pemprov Sulbar juga menjalankan berbagai program untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan menengah.
Sejumlah program tersebut meliputi bantuan perlengkapan sekolah, dukungan bagi guru non-ASN, serta pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas.
Penanganan anak tidak sekolah juga menjadi salah satu prioritas pemerintah. Pada 2025, jumlah anak tidak sekolah di Sulbar tercatat lebih dari 37 ribu orang.
Melalui berbagai intervensi yang dilakukan, lebih dari 3.000 anak telah kembali bersekolah. Dengan demikian, jumlah anak tidak sekolah saat ini tersisa sekitar 34 ribu orang.
Suhardi Duka menegaskan bahwa pembangunan di bidang pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian angka, tetapi juga bagaimana pemerintah membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menentukan masa depan mereka.
“Ini adalah perjalanan pembangunan manusia, membangun anak-anak lebih sehat, membangun generasi lebih terdidik dan membangun masyarakat yang memiliki kesempatan lebih besar untuk mengubah masa depan,” ujarnya.
Peningkatan jumlah penerima beasiswa menjadi salah satu langkah Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Upaya tersebut berlangsung di tengah capaian Indeks Pembangunan Manusia Sulbar yang pada 2025 telah mencapai 71,16 poin dan masuk dalam kategori pembangunan manusia tinggi.











