Berita dan Informasi Sulawesi Barat
Berita  

Maulid di Rujab Gubernur Sulbar, Suhardi Duka Ajak Jemaah Jaga Kekhusyukan

Maulid di Rujab Gubernur Sulbar, Suhardi Duka Ajak Jemaah Jaga Kekhusyukan

KabarMandar.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (15/09) malam, berlangsung dalam suasana khidmat. Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengajak para tamu undangan menjaga kekhusyukan, khususnya saat pembacaan Barzanji.

Peringatan Maulid yang digelar di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulbar tersebut diawali dengan salat Magrib berjemaah bersama para tamu undangan.

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Barzanji yang berisi riwayat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Sebelum pembacaan dimulai, Suhardi Duka mengingatkan para tamu agar menjaga suasana tetap khusyuk dan tidak berbicara selama Barzanji berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Suhardi turut mengenang pesan orang tuanya ketika dirinya masih kecil. Ia mengatakan, orang tuanya selalu melarangnya berbicara ketika pembacaan Barzanji sedang berlangsung.

“Bersyukur malam ini kita bisa berkumpul untuk acara Maulid. Kita akan baca, mendengarkan baca Barzanji. Orang tua saya dulu kalau orang baca Barzanji dilarang saya untuk bicara,” kata Suhardi.

Menurut Suhardi, larangan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap Rasulullah SAW karena dalam Barzanji dibacakan riwayat beliau.

“Katanya, jangan kau bicara, jangan. Karena yang kita bicarakan ini, riwayat Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia menilai kebiasaan berbincang ketika pembacaan Barzanji berlangsung masih kerap ditemui dalam sejumlah kegiatan. Karena itu, Suhardi meminta hal serupa tidak dilakukan dalam peringatan Maulid malam tersebut.

“Jadi, sekarang-sekarang ini banyak orang baca Barzanji tapi cerita juga di belakang. Olehnya itu kalau kita sebentar ini, baca Barzanji jangan kita cerita,” katanya.

Suhardi kemudian menyampaikan kembali pesan yang pernah didengarnya dari orang tuanya mengenai pentingnya menghormati Rasulullah SAW ketika riwayat beliau dibacakan.

“Karena siapa tahu hadir Nabi pada malam ini di sini,” ucapnya.

Setelah pembacaan Barzanji selesai, rangkaian peringatan Maulid dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan Ustaz Khalid Rasyid.

Kegiatan kemudian ditutup dengan salat Isya berjemaah dan makan malam bersama para tamu undangan.

Melalui peringatan Maulid tersebut, Suhardi Duka mengajak para tamu tidak sekadar mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga menjaga sikap, ketenangan, dan kekhusyukan selama tradisi pembacaan Barzanji berlangsung.

Exit mobile version