KabarMandar.com — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat menggelar Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (09/10).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat semangat persatuan, kedisiplinan, gotong royong, dan pengabdian generasi muda di Sulawesi Barat.
Apel besar dipimpin langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulbar.
Dalam amanatnya, Suhardi Duka menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter bangsa, terutama dalam menanamkan nilai kesetiaan, patriotisme, pantang menyerah, dan kesetiakawanan.
“Pramuka itu setia, Pramuka itu patriot, dan Pramuka itu tidak kenal menyerah dan juga setia kawan,” ujar Suhardi Duka.
Menurutnya, masa kepramukaan menjadi salah satu fase penting untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada generasi muda. Melalui kegiatan Pramuka, anak muda diharapkan mampu membangun kerja sama, menjaga keharmonisan, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.
“Di masa seperti inilah anda menanamkan nilai tentang bagaimana bekerja sama, membangun harmoni, dan merangkai perbedaan menjadi satu kekuatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka juga berperan menumbuhkan kesetiakawanan, kecintaan terhadap alam, serta rasa cinta terhadap tanah air.
“Di masa Pramuka inilah akan tercipta rasa setia kawan, cinta alam, dan pada akhirnya cinta tanah air Indonesia,” kata SDK.
Suhardi Duka berharap Gerakan Pramuka di Sulawesi Barat terus aktif menjalankan pembinaan generasi muda, mulai dari tingkat Kwarda, Kwartir Cabang (Kwarcab), hingga Kwartir Ranting (Kwaran).
“Bergeraklah terus Gerakan Pramuka di Sulbar ini. Di tangan organisasi, Kwarda, Kwarcab sampai Kwaran anda menanamkan nilai-nilai itu,” ujarnya.
Gubernur Sulbar itu juga mengapresiasi pengabdian para pembina dan pelatih Pramuka yang selama ini berperan dalam membentuk karakter generasi muda.
“Perjuangan saudara sebagai pembina adalah perjuangan yang suci, tanpa lelah, dan akan selalu menjadi amal bakti,” katanya.
Selain itu, SDK menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar serta para bupati se-Sulbar atas dukungan terhadap pembinaan kepramukaan di daerah.
“Terima kasih kepada jajaran Kwarda dan para bupati selaku Ketua Kwarcab di enam kabupaten se-Sulbar,” ucapnya.
Ia menegaskan, penguatan Gerakan Pramuka sejalan dengan visi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter.
“Dengan kuatnya Pramuka, maka Panca Daya yang di dalamnya meningkatkan SDM berkarakter, organisasi Pramuka inilah wadah untuk menciptakan karakter pejuang, karakter anak muda Mandar, karakter muda Indonesia untuk mencapai cita-cita di masa depan,” pungkasnya.
SDK juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan bagian dari gerakan besar bangsa Indonesia untuk membentuk karakter bangsa yang kuat dan mandiri.
“Gerakan Pramuka akan selalu menjadi bagian gerakan besar bangsa untuk menciptakan karakter sebagai bangsa yang besar dan mandiri,” katanya.
Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana; Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar, St. Suraida Suhardi; Forkopimda Sulbar selaku anggota Mabida; para bupati se-Sulbar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab); pengurus Kwarcab se-Sulbar; pimpinan instansi vertikal; pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Sulbar; pembina dan pelatih Pramuka; serta tamu undangan lainnya.
