KabarMandar.com — Alumni SMA Negeri 1 Mamuju angkatan 2006 kembali ke almamater setelah dua dekade meninggalkan bangku sekolah. Kali ini, mereka membawa misi berbagi motivasi, memperkuat karakter, dan menginspirasi generasi penerus melalui Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dan Sharing Inspiration.
Kegiatan tersebut diikuti 150 siswa kelas X, XI, dan XII di Aula SMAN 1 Mamuju, Jumat (9/10/2026). Pelatihan ini bertujuan membekali siswa agar mampu menyeimbangkan kecerdasan emosional, spiritual, dan akademik.
Training ESQ dibawakan oleh L.M. Novrianto, yang juga merupakan alumni SMAN 1 Mamuju angkatan 2006. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian Reuni Dua Dekade Alumni Angkatan 2006.
Melalui kegiatan ini, para alumni tidak hanya kembali untuk mengenang masa sekolah, tetapi juga berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada para siswa yang tengah mempersiapkan masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Dr. Hj. St. Suraidah Suhardi, yang juga merupakan alumni SMAN 1 Mamuju.
Di hadapan para siswa, Suraidah mengingatkan pentingnya memiliki cita-cita besar sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap daerah asal.
“Anak-anakku, kalian adalah penerus Mamuju. Jadilah generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga kuat mental dan spiritualnya. Dari SMANSA ini, kalian bisa menjadi apa saja,” ujar Suraidah.
Ketua Panitia Reuni Dua Dekade Angkatan 2006, Marwan Syamsul, mengatakan Training ESQ merupakan kegiatan awal dari rangkaian reuni yang telah disiapkan oleh para alumni.
“Ini adalah bakti kami angkatan 2006 untuk sekolah. Sebagai upaya pencerahan bagi adik-adik sejak di bangku sekolah,” kata Marwan.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memotivasi siswa untuk mengenali potensi diri, berani memiliki cita-cita, serta membangun karakter positif sejak di bangku sekolah.
Rangkaian Reuni Dua Dekade Alumni SMAN 1 Mamuju angkatan 2006 akan berlanjut pada 24–25 Oktober 2026. Sejumlah kegiatan direncanakan berlangsung di kawasan Ekowisata Pantai Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.
Agenda reuni meliputi malam ramah tamah, temu kangen bersama guru, hingga penanaman pohon kenangan.
Marwan berharap reuni tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul kembali setelah 20 tahun, tetapi juga membuka ruang bagi para alumni untuk terus memberikan kontribusi bagi sekolah dan masyarakat.
Semangat kebersamaan yang terbangun sejak masa sekolah diharapkan dapat terus terjaga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Dua dekade setelah lulus, para alumni kembali ke almamater dengan peran berbeda, yakni berbagi pengalaman, memberikan inspirasi, dan mendorong generasi muda agar lebih siap merancang masa depan.
