Berita dan Informasi Sulawesi Barat
Berita  

Polresta Mamuju Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Dinas Perikanan Sulbar

Polresta Mamuju Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Dinas Perikanan Sulbar
Personel Polresta Mamuju saat berada di TKP kebakaran kapal DKP Sulbar (Dok: Ist)

KabarMandar.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju menyelidiki kebakaran satu unit kapal milik Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Barat di Jalan Tuna Lembang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Selasa (06/10).

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Agustinus Pigay, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (07/10).

Ia menjelaskan, kebakaran diketahui setelah warga melaporkan adanya kapal yang terbakar di lokasi tersebut. Kapal itu diketahui telah lama rusak dan tidak beroperasi sejak sekitar tahun 2020.

“Peristiwa tersebut diketahui setelah adanya laporan dari warga terkait kebakaran kapal yang berada di lokasi tersebut. Kapal diketahui telah lama dalam kondisi rusak dan tidak beroperasi sejak sekitar tahun 2020,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari sekitar lokasi kapal. Kobaran api kemudian membesar dengan cepat akibat kondisi angin yang cukup kencang.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun, karena api semakin membesar, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kebakaran dipicu bekas pembakaran sampah yang berada di sekitar kapal.

“Api diduga berasal dari bekas pembakaran sampah kemudian menjalar ke badan kapal yang berbahan fiber sehingga menyebabkan kebakaran semakin membesar,” ujar Kompol Agustinus Pigay.

Sebelum kejadian, berdasarkan keterangan saksi, terdapat sejumlah anak-anak yang bermain di sekitar kapal dan lokasi pembakaran sampah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Piket Reskrim bersama Piket Identifikasi Satreskrim Polresta Mamuju langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas turut membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, serta memeriksa sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu bekas pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke badan kapal. Meski demikian, polisi masih mendalami kejadian tersebut untuk memastikan sumber dan penyebab awal api serta rangkaian peristiwa yang mengakibatkan kebakaran.

Satreskrim Polresta Mamuju berencana menggelar perkara dalam waktu dekat untuk menentukan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur dan layak ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Polresta Mamuju mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di sekitar bahan atau benda yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi guna mencegah terjadinya kebakaran.

Exit mobile version