KabarMandar.com — Curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat sepatu lebih rentan basah dan rusak. Perubahan cuaca yang tidak menentu—cerah pada siang hari lalu hujan deras pada sore atau malam—kerap membuat sepatu terkena air hujan tanpa persiapan. Jika dibiarkan, sepatu yang basah dan lembap dapat memicu bau tidak sedap serta mempercepat kerusakan bahan.
Mengacu pada data dan tips perawatan dari Shoes and Care, sepatu yang terkena hujan sebaiknya segera ditangani setelah digunakan. Penanganan yang tepat penting dilakukan agar sepatu tidak mudah rusak dan tetap nyaman dipakai, terutama di musim hujan.
Berikut langkah perawatan yang disarankan:
- Lepaskan sepatu dan keringkan bagian dalam
Sesampainya di rumah, segera lepas sepatu. Keluarkan insole/alas sepatu (jika bisa dilepas) karena paling banyak menyerap air. Lepaskan juga tali sepatu agar bagian dalam lebih terbuka sehingga sirkulasi udara lebih lancar dan pengeringan merata. - Lap permukaan luar sepatu
Bersihkan bagian luar dengan kain kering atau handuk bersih untuk mengangkat sisa air, lumpur, dan kotoran. Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada bahan suede atau kulit, agar tekstur dan permukaan tidak rusak. - Gunakan tisu atau koran untuk menyerap air di dalam sepatu
Masukkan tisu atau koran ke dalam sepatu untuk menyerap kelembapan sekaligus membantu menjaga bentuk sepatu. Ganti secara berkala hingga sepatu benar-benar kering. Hindari kertas berwarna atau majalah karena tinta berisiko luntur dan menempel. - Hindari sumber panas langsung
Shoes and Care menekankan agar tidak mengeringkan sepatu dengan pengering rambut atau menjemur langsung di bawah matahari. Panas berlebih dapat membuat bahan mengeras, mengerut, atau berubah warna. Keringkan secara alami di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. - Bersihkan dan rawat setelah kering
Setelah sepatu kering total, lakukan perawatan sesuai bahan. Sepatu kanvas dapat dibersihkan dengan air hangat dan sabun lembut, sementara kulit atau suede sebaiknya menggunakan produk pembersih khusus agar permukaan tidak rusak.
Risiko kesehatan bila sepatu lembap dipakai terlalu lama
Selain merusak sepatu, memakai sepatu basah dan lembap dalam waktu lama juga berisiko bagi kesehatan kulit kaki. Mengutip rangkuman Stylo Indonesia, kondisi lembap dapat memicu kutu air (ruam kemerahan, bersisik, gatal), mempercepat pertumbuhan jamur penyebab bau kaki dan luka, memicu dermatitis kontak (ruam dan gatal akibat iritasi/alergi), hingga infeksi jamur pada kuku.
Karena itu, disarankan tidak menggunakan sepatu basah terlalu lama dan segera melakukan pengeringan serta perawatan yang tepat agar sepatu tetap awet dan kesehatan kaki terjaga.
