KabarMandar.com– Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat (Sulbar) kembali bergulir. AKBP Suprihatiyanto resmi menjabat sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sulbar setelah dilantik Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, Jumat (4/9/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung di lobi utama Polda Sulbar dan mengacu pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar mengatakan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan tugas, melakukan penyegaran, serta meningkatkan efektivitas dan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga meyakini AKBP Suprihatiyanto mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas.
Kapolda menekankan bahwa fungsi Pamobvit memiliki peran penting dalam menjaga keamanan objek vital, kawasan tertentu, maupun kegiatan masyarakat. Karena itu, pengamanan harus dilakukan secara profesional dengan koordinasi yang kuat serta pelayanan yang responsif.
Kepada pejabat baru, Kapolda menyampaikan lima pesan utama. Pertama, bekerja dengan kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Kedua, meningkatkan kualitas pengamanan secara terukur dengan mengedepankan kesiapsiagaan dan ketepatan dalam bertindak.Ketiga, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, pengelola objek vital, dan seluruh satuan kerja. Keempat, melakukan pengawasan secara konsisten agar personel bekerja sesuai SOP, disiplin, dan terhindar dari penyimpangan. Kelima, menjadi pemimpin yang mampu memberi teladan, membangun soliditas tim, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif.
Selain melantik pejabat baru, Kapolda juga menyambut Febri Suprihatiyanto yang hadir mendampingi suaminya. Ia berharap Febri dapat memberikan dukungan, doa, dan semangat serta aktif dalam kegiatan Bhayangkari.
Dengan arahan tersebut, Kapolda berharap kepemimpinan baru dapat mendorong kinerja Ditpamobvit semakin maksimal dan memastikan keamanan objek vital di seluruh wilayah Sulawesi Barat tetap terjaga.











