Berita dan Informasi Sulawesi Barat
Berita  

Warga Sulbar Kesulitan Dapat BBM, Kapolda Minta Laporkan Dugaan Penimbunan

Warga Sulbar Kesulitan Dapat BBM, Kapolda Minta Laporkan Dugaan Penimbunan
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta (Dok: Ist)

KabarMandar.com — Kepolisian Daerah Sulawesi Barat meminta masyarakat aktif melaporkan apabila menemukan indikasi praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul antrean panjang warga di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan, jajaran intelijen kepolisian terus memantau kondisi di lapangan untuk memetakan potensi kecurangan yang dapat memicu kelangkaan BBM.

“Rekan-rekan dari intelijen selalu membuka telinga dan mata terkait potensi penimbunan BBM. Kami tidak menutup diri, jika masyarakat memiliki informasi yang akurat, berikan kepada petugas. Pasti akan kami tindak lanjuti dengan tindakan kepolisian,” ujar Kapolda, Kamis malam (10/09).

Selain mengantisipasi potensi penimbunan, Kapolda juga mengimbau masyarakat Sulbar agar tidak melakukan panic buying yang justru berisiko memperpanjang antrean di SPBU.

Ia memastikan pasokan BBM dari Pertamina tetap berjalan normal sesuai jadwal pendistribusian di masing-masing SPBU.

“Masyarakat tidak perlu panik untuk membeli BBM di waktu yang bersamaan. Tetap tertib sesuai aturan dan jangan berebut,” tukasnya.

Kapolda menambahkan, antrean panjang di SPBU kerap diperparah kepanikan warga akibat beredarnya rumor di media sosial. Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Mohon jangan mudah termakan provokasi berita di media sosial. Lakukan pengecekan terlebih dahulu agar tidak memicu kepanikan,” tuturnya.